Penyakit asam urat atau biasa juga dikenal sebagai penyakit gout merupakan suatu penyakit akibat terjadinya penimbunan kristal monosodium urat di dalam tubuh sehingga menyebabkan nyeri sendi (artritis gout), benjolan-benjolan pada bahagian-bahagian tertentu dari tubuh (tofi), gangguan dan batu pada saluran kemih.
Kejadian artritis gout dalam beberapa dasawarsa terakhir ini baik di negara-negara maju maupun yang sedang berkembang semakin meningkat terutama pada pria usia 40-50 tahun.
Dalam keadaan normal, kadar asam urat di dalam darah pada pria dewasa kurang dari 7 mg % dan pada wanita kurang dari 6 mg %, dan kadar yang melebihi angka-angka tersebut menyebab-kan seseorang kelebihan asam urat (hiperurikemia).
Terjadinya kelebihan asam urat di dalam tubuh dapat disebabkan pembentukannya yang berlebihan karena mengkonsumsi makanan yang mengandung banyak asam urat serta alkohol dalam jumlah yang banyak dan lama, dan penyakit-penyakit tertentu. Demikian juga karena pengeluaran asam urat melalui air seni yang berkurang akibat pema-kaian alkohol, penyakit ginjal, obat-obatan dan lain-lain.
Pada penderita artritis gout, beberapa hal yang dapat menyebabkan kambuhnya penyakit ini adalah benturan dan penekanan pada sendi yang sudah pernah mengalami gout, kekurangan cairan tubuh, meminum alcohol, obat-obatan, stres, pasca operasi, makanan yang banyak mengandung asam urat, kurangnya asupan makanan dan cairan, infeksi dan penyakit-penyakit akut lainnya. Gejala-gejala
Asam urat yang menumpuk terus-menerus di dalam darah untuk beberapa lama belum didapati keluhan, tetapi setelah itu terjadi serangan rasa nyeri pada sendi dengan tiba-tiba (akut) karena terbentuknya kristal asam urat dalam dan sekitar sendi.
Serangan ini biasanya terjadi pada satu sendi, paling sering pada sendi ibu jari kaki. Akibat rasa nyeri yang sangat maka penderita tiba-tiba terbangun dari tidurnya yang nyenyak pada tengah malam, dan bertambah nyeri jika ibu jari kaki digerakkan. Rasa nyeri yang paling hebat terjadi dalam 24 jam, kemudian berangsur berkurang sampai menghilang dalam 3-7 hari.
Pada permulaan penyakit, nyeri sendi ini dapat sembuh sendiri atau dengan obat penghilang rasa nyeri, tetapi rasa nyeri akan berulang lagi jika kadar asam urat tidak diturunkan sampai normal. Serangan nyeri sendi ini akan berulang terus dan menjadi menahun, jika kadar asam urat yang tinggi di dalam darah ini tidak diobati.
Akibat nyeri tersebut, penderita menjadi terganggu melakukan aktivitas dan pekerjaannya, sehingga dapat mengalami tekanan jiwa (depresi) dan bahkan bunuh diri. Berbagai komplikasi juga akan terjadi dikemudian hari seperti kerusakan tulang dan sendi, penimbunan asam urat yang menyebabkan benjolan di bawah kulit (tofi), dan penyakit ginjal.
Jarak waktu antara serangan nyeri yang pertama dengan yang kedua atau yang berikutnya pada seseorang tidak menentu, tergantung dari tingginya kadar asam urat darah. Dari berbagai pene-litian ditemukan bahwa semakin tinggi kadar asam urat di dalam darah maka semakin sering pula kemungkinan terjadinya serangan nyeri sendi akut dengan berbagai komplikasi, dan sendi yang dike-nai semakin lama semakin banyak seperti pergelangan kaki, lutut, siku dan lain-lain. Selain terasa nyeri, daerah sendi juga membeng-kak, merah, dan panas.
Penyakit ini sering ditemukan bersamaan dengan kegemukan, tekanan darah tinggi, diabetes melitus dan kadar lemak darah yang tinggi. Mengatasi kekambuhan
Sebenarnya penyakit ini mudah diobati jika penderita secepatnya berobat dan mau memeriksakan dirinya secara teratur ke dokter sebelum terjadi berbagai komplikasi, baik karena asam uratnya maupun akibat pemakai-an obat yang tidak terkontrol.
Pengobatan bertujuan untuk menghilangkan segera rasa nyeri pada sendi, mencegah kekambuhan dan mencegah terjadinya komplikasi. Rasa nyeri dapat dikurangi dengan obat dan kompres dingin. Demikian juga, berjalan jauh dan lama, olahraga dan menyetir mobil yang lama serta memakai sepatu yang sempit harus dihindari.
Untuk menghindari kadar asam urat darah yang tinggi maka penderita tidak boleh mengkonsumsi makanan yang mengandung asam urat yang banyak dan minuman yang mengandung alkohol. Dianjurkan untuk banyak minum sepanjang hari sampai air seni menjadi bening untuk menghindari agar endapan asam urat pada ginjal.
Jika sudah terbentuk benjolan-benjolan disekitar sendi (tofi) berarti penyakit ini telah berlangung sekitar 10 tahun. Dalam hal ini, kadar asam urat darah harus diturunkan dengan memakai obat sampai di bawah 5 mg% dan dipertahankan terus sampai tofi menghilang. Biasanya penderita dengan tofi ini telah mengalami gangguan ginjal sehingga obat-obat yang digunakan harus lebih berhati-hati.
Selain daripada yang tersebut di atas, penyakit-penyakit yang menyertai perlu diobati seperti kegemukan, tekanan darah tinggi, diabetes mellitus, peningkatan lemak darah. (dr.Pirma Siburian Sp PD, dokter spesialis penyakit dalam yang mendalami penyakit lansia/Geriatri). (Sumber : Waspada online)
Info Selanjutnya Klik di bawah ini
http://www.holiday-mails.com/pages/index.php?refid=azev
Kejadian artritis gout dalam beberapa dasawarsa terakhir ini baik di negara-negara maju maupun yang sedang berkembang semakin meningkat terutama pada pria usia 40-50 tahun.
Dalam keadaan normal, kadar asam urat di dalam darah pada pria dewasa kurang dari 7 mg % dan pada wanita kurang dari 6 mg %, dan kadar yang melebihi angka-angka tersebut menyebab-kan seseorang kelebihan asam urat (hiperurikemia).
Terjadinya kelebihan asam urat di dalam tubuh dapat disebabkan pembentukannya yang berlebihan karena mengkonsumsi makanan yang mengandung banyak asam urat serta alkohol dalam jumlah yang banyak dan lama, dan penyakit-penyakit tertentu. Demikian juga karena pengeluaran asam urat melalui air seni yang berkurang akibat pema-kaian alkohol, penyakit ginjal, obat-obatan dan lain-lain.
Pada penderita artritis gout, beberapa hal yang dapat menyebabkan kambuhnya penyakit ini adalah benturan dan penekanan pada sendi yang sudah pernah mengalami gout, kekurangan cairan tubuh, meminum alcohol, obat-obatan, stres, pasca operasi, makanan yang banyak mengandung asam urat, kurangnya asupan makanan dan cairan, infeksi dan penyakit-penyakit akut lainnya. Gejala-gejala
Asam urat yang menumpuk terus-menerus di dalam darah untuk beberapa lama belum didapati keluhan, tetapi setelah itu terjadi serangan rasa nyeri pada sendi dengan tiba-tiba (akut) karena terbentuknya kristal asam urat dalam dan sekitar sendi.
Serangan ini biasanya terjadi pada satu sendi, paling sering pada sendi ibu jari kaki. Akibat rasa nyeri yang sangat maka penderita tiba-tiba terbangun dari tidurnya yang nyenyak pada tengah malam, dan bertambah nyeri jika ibu jari kaki digerakkan. Rasa nyeri yang paling hebat terjadi dalam 24 jam, kemudian berangsur berkurang sampai menghilang dalam 3-7 hari.
Pada permulaan penyakit, nyeri sendi ini dapat sembuh sendiri atau dengan obat penghilang rasa nyeri, tetapi rasa nyeri akan berulang lagi jika kadar asam urat tidak diturunkan sampai normal. Serangan nyeri sendi ini akan berulang terus dan menjadi menahun, jika kadar asam urat yang tinggi di dalam darah ini tidak diobati.
Akibat nyeri tersebut, penderita menjadi terganggu melakukan aktivitas dan pekerjaannya, sehingga dapat mengalami tekanan jiwa (depresi) dan bahkan bunuh diri. Berbagai komplikasi juga akan terjadi dikemudian hari seperti kerusakan tulang dan sendi, penimbunan asam urat yang menyebabkan benjolan di bawah kulit (tofi), dan penyakit ginjal.
Jarak waktu antara serangan nyeri yang pertama dengan yang kedua atau yang berikutnya pada seseorang tidak menentu, tergantung dari tingginya kadar asam urat darah. Dari berbagai pene-litian ditemukan bahwa semakin tinggi kadar asam urat di dalam darah maka semakin sering pula kemungkinan terjadinya serangan nyeri sendi akut dengan berbagai komplikasi, dan sendi yang dike-nai semakin lama semakin banyak seperti pergelangan kaki, lutut, siku dan lain-lain. Selain terasa nyeri, daerah sendi juga membeng-kak, merah, dan panas.
Penyakit ini sering ditemukan bersamaan dengan kegemukan, tekanan darah tinggi, diabetes melitus dan kadar lemak darah yang tinggi. Mengatasi kekambuhan
Sebenarnya penyakit ini mudah diobati jika penderita secepatnya berobat dan mau memeriksakan dirinya secara teratur ke dokter sebelum terjadi berbagai komplikasi, baik karena asam uratnya maupun akibat pemakai-an obat yang tidak terkontrol.
Pengobatan bertujuan untuk menghilangkan segera rasa nyeri pada sendi, mencegah kekambuhan dan mencegah terjadinya komplikasi. Rasa nyeri dapat dikurangi dengan obat dan kompres dingin. Demikian juga, berjalan jauh dan lama, olahraga dan menyetir mobil yang lama serta memakai sepatu yang sempit harus dihindari.
Untuk menghindari kadar asam urat darah yang tinggi maka penderita tidak boleh mengkonsumsi makanan yang mengandung asam urat yang banyak dan minuman yang mengandung alkohol. Dianjurkan untuk banyak minum sepanjang hari sampai air seni menjadi bening untuk menghindari agar endapan asam urat pada ginjal.
Jika sudah terbentuk benjolan-benjolan disekitar sendi (tofi) berarti penyakit ini telah berlangung sekitar 10 tahun. Dalam hal ini, kadar asam urat darah harus diturunkan dengan memakai obat sampai di bawah 5 mg% dan dipertahankan terus sampai tofi menghilang. Biasanya penderita dengan tofi ini telah mengalami gangguan ginjal sehingga obat-obat yang digunakan harus lebih berhati-hati.
Selain daripada yang tersebut di atas, penyakit-penyakit yang menyertai perlu diobati seperti kegemukan, tekanan darah tinggi, diabetes mellitus, peningkatan lemak darah. (dr.Pirma Siburian Sp PD, dokter spesialis penyakit dalam yang mendalami penyakit lansia/Geriatri). (Sumber : Waspada online)
Info Selanjutnya Klik di bawah ini
http://www.holiday-mails.com/pages/index.php?refid=azev
Tidak ada komentar:
Posting Komentar